Selasa, 27 Agustus 2019

1779 Mahasiswa Baru Esa Unggul ikuti Training ESQ dan Pre University 2019


 
Suasana Saat ESQ

Esaunggul.ac.id, Perguruan Tinggi menjadi salah satu tempat yang efektif untuk menganalisa sejumlah permasalahan yang terjadi di Indonesia. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak seperti industri, komunitas bahkan Pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang efektif untuk masyarakat.
Untuk membahas hal tersebut, Universitas Esa Unggul bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi menggelar seminar nasional bertajuk “Kolaborasi Inovatif Pengabdian kepada Masyarakat”, di Ballroom Aula Kemala, Senin (26/08/2019). Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat Pemprov DKI Jakarta, Catur Laswanto, mengatakan berbicara mengenai peran universitas dan pemerintah keduanya memiliki hubungan yang sangat akrab dan memiliki keterkaitan.
Catur pun menerangkan keterkaitan yang terjalin antara keduanya terlihat dari output yang dikeluarkan, Perguruan tinggi, menurut Catur merupakan Gudangnya para pakar dan ahli yang mampu memecahkan permasalahan serta memberikan solusi di sejumlah bidang baik sosial, politik, ekonomi hingga budaya. Sehingga hal ini dapat dimaksimalkan oleh berbagai pihak termasuk pemerintah sebagai masukan dalam merumuskan peraturan serta kebijakan yang berpengaruh kepada masyarakat. Namun dirinya pun menyadari terdapat persoalan yang dihadapi oleh Universitas dalam memberikan masukan kepada pemerintah.
“Persoalannya universitas memiliki keterbatasan informasi terkait pemasalahan konkrit yang terjadi di masyarakat, untuk itu Perguruan Tinggi seyogyanya mampu memperbaruhi pandangan-pandangan akademisi terkait teori yang relevan dalam mengatasi permasalahan di masyarakat,” ucap Catur di Universitas Esa Unggul.


Dirinya pun mengapresiasi langkah kolaborasi Inovatif yang dilakukan oleh beberapa perguruan Tinggi, salah satunya Universitas Esa Unggul. Dari data yang terhimpun dari Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, Catur melanjutkan Universitas Esa Unggul memiliki kerjasama yang sangat banyak dengan Pemprov DKI khususnya di bidang kesehatan. Catur pun mengajak kepada perguruan tinggi yang hadir dalam seminar nasional tersebut untuk bisa berkolaborasi dengan sejumlah pihak khususnya pemerintah daerah.
“Kolaborasi ini perlu kita tingkatkan, bahkan saat ini pemerintah daerah telah mempermudah pola pembiyaan kepada perguruan tinggi khusus untuk pengabdian masyarakat, sehingga perguruan Tinggi dapat secara leluasa mengindentifikasi persoalan dan memberikan solusi secara konkrit,” terangnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Esa Unggul, Dr.Ir. Arief Kusuma, M.B.A menekankan Perguruan Tinggi perlu menunjukan perannya kepada masyarakat khusunya memberikan ide-ide serta konsep yang solutif terhadap beragamnya persoalan yang terjadi.
“Kita (Perguruan Tinggi) tidak ingin menjadi instansi yang hanya ada di masyarakat, namun keberadaanya tidak dirasakan. kita juga ingin menjadi motor penggerak dalam berbagai bidang baik sosial dan ekonomi, yang tentunya selaras dengan kebutuhan,” tuturnya.


Arief berharap, dari seminar Kolaborasi Inovatif yang diselenggarakan oleh Universitas Esa Unggul dan Kemeristekdikti mampu menjadikan corong sinergitas antara pemangku kebijakan, instansi pendidikan serta masyarakat agar bisa bahu-membahu mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
“Mudah-mudahan langkah kolaborasi inovatif ini mampu menjadi momentum bagi kita dalam hal ini pemerintah daerah, instansi pendidikan dan masyarakat serta pihak-pihak lainya untuk dapat menuntuskan permasalahan yang terjadi di Indonesia,” tutupnya.
Seminar Nasional & Call for Paper bertajuk “Kolaborasi Inovatif Pengabdian kepada Masyarakat”, turut dihadiri oleh Perwakilan Kemenristek Dikti, Dr.drh Wisnu Nurcahyo. Selain seminar Nasional, kegiatan yang dilakukan yakni Call For Paper yang diikuti oleh sejumlah pemakalah dari berbagai Universitas dan latar belakang yang berbeda.
Read More..

Kamis, 15 Agustus 2019

The Swans Juara Lagi!!

Foto Bersama Tim The Swans Putri
Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari Tim Bola Basket Universitas Esa Unggul (The Swans). Kali ini, The Swans Putri berhasil menyabet gelar juara dua di ajang Liga mahasiswa (LIMA) Basketball National Season 7 yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, 5-12 Agustus 2019.
Manager Tim The Swans Putri, Sien Martina mengatakan pencapian yang didapatkan oleh Tim The Swans tidak terlepas dari kerja keras, semangat dan konsistensi dalam berlatih dan bertanding di setiap Turnamen yang dilakoni oleh Tim The Swans. Meskipun harus finish Runner-up, menurutnya hasil tersebut menjadi sebuah evalusai dan pembelajaran bagi The Swans agar mampu berprestasi kembali dalam sejumlah ajang.
“Momentum ini kami jadikan sebagai pembelajaran dan evaluasi agar mampu berprestasi kembali di sejumlah ajang yang akan diikuti baik nasional maupun internasional. Tentunya semangat dan konsistensi berlatih akan kami tingkatkan,” ucapnya.
Di Final The Swans harus mengakui keunggulan dari lawanya, UPH dengan Skor 52-43. Meski harus menelan kekalahan, UEU sudah berusaha yang terbaik, bahkan poin dari pemain cadangan mereka lebih besar dari lawan, yaitu 20 poin, sedangkan UPH 13 poin. Sementara itu, Tim Putra The Swans harus puas di peringkat 4 setelahbertanding ketat dengan Perbanas dengan skor 56-54.
Read More..

Kamis, 01 Agustus 2019

Keren!! The Swans Juara LIMA Basketball 2019

Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diukir oleh Tim Basket Universitas Esa Unggul (The Swans), kali ini The Swans berhasil menyabet Juara di ajang LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference 24-31 Juli 2019 . Tidak tanggung-tanggung The Swans memboyong dua gelar juara yakni Tim Putri The Swans yang berhasil menyabet gelar Juara 1 dan Tim Putra menyabet gelar juara 2.
Manager The Swans Putri, Sien Marthina mengatakan Perjalanan The Swans untuk menjadi juara tidak mudah, di semifinal The Swans Putri berhasil menumbangkan Perbanas dengan score UEU 61 – 30 Perbanas. Sementara itu, The Swans Putra melaju ke Final setelah mengalahkan UNJ dengan score UEU 72 – 45 UNJ.
Sien pun menerangkan Di Partai Final The Swans Putri berhadapan dengan Tuan Rumah Universitas Pelita Harapan. Meskipun bermain di kandang lawan, The Swans Putri mampu bermain tenang dan tidak mudah gentar. The Swans Putri pun berhasil membawa Title Juara 1 setelah mengalahkan lawan mereka dengan skor 53-63. Bagi The Swans Putri, kemenangan di Sports Center UPH ini sekaligus juga revans atas kekalahan di tempat dan tim yang sama pada tahun lalu.
“Ini semacam pembuktian kami (dari tim Putri The Swans) setelah tahun kemarin kita kalah, tahun ini, kami membalas kekalahan kami. Akhirnya kerja keras dan latihan yang telah dilakukan membuahkan hasil yang manis,” ujar Sien di Universitas Esa Unggul beberapa waktu yang lalu.
Tim Putri The Swans
Sementara itu, lanjut Sien, meskipun The Swans Putra harus puas dengan menempati peringkat kedua, setelah dipartai Final takluk 74-52 melawan tim UPH. Namun, tim Putra The Swans mampu memperlihatkan permain yang solid dan berkelas, sehingga patut untuk diapresiasi.
Konsisten Latihan Menjadi Kunci Juara
Keberhasilan The Swans dalam meraih juara di setiap kompetisi yang diikuti tidak terlepas dari konsitensi latihan, kerja keras dan kerja sama tim yang telah dibangun antar pemain The Swans. Pada kompetisi LIMA Basketball 2019, Sien mengatakan persiapan efektif telah dilakukan dalam dua minggu terakhir. Itupun terkendala oleh jadwal kuliah masing-masing pemain yang kadang bentrok dengan jadwal latihan.
“Persiapan efektif di 2 minggu terakhir sebelum LIMA mulai, karna bentrok dengan kuliah dan ada juga pemain yang gak bisa ikut tahun ini karna kepanggil untuk TIMNAS Indonesia, TC Pra-pon. dengan kondisi yg ada pelatih cuma melakukan pengulangan semua sistem yang di instruksikan, supaya pemain pun tidak terlalu susah untuk menjalani sistemnya,” ujarnya.
Dirinya pun mengatakan selesai Turnamen LIMA, Tim The Swans langsung mempersiapkan latihan untuk menghadapi Liga Mahasiswa Nasional, yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 Agustus mendatang di Gor Otista Jakarta Timur. “Tentunya di LIMA nanti kami akan lebih bekerja keras, karena lawan-lawannya adalah yang terkuat dari daerahnya masing-masing, jadi kami harus lebih lagi untuk persiapan latihannya,” terangnya.
Sien pun berharap dari prestasi yang didapatkan oleh The Swans ini mampu memberikan motivasi kepada seluruh anak muda, terutama mahasiswa Esa Unggul untuk mau mencoba dan konsisten terhadap Passion atau hobi yang ingin dituju.
“Tunjukin kemampuan kalian (di bidang yg kalian senangi tanpa paksaan), jangan pernah malu untuk mencoba karna gak ada salahnya. terus kejar harapan kalian untuk ke depannya sesuai dengan hati kalian,” terang Sien.
Berikut Punggawa The Swans dalam ajang LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference :
Tim Putri The Swans:
  1. Jane Charissa Adelaide – Psikologi
  2. Shira Amadea Chalik – Psikologi
  3. Putu Tiana Widiastari – Akuntansi
  4. Fitria Rahmadhani Madjid – Manajemen
  5. Kadek Sanis Jisanceghi – Psikologi
  6. Tiara Aulia Denaya – Broadcasting
  7. Briliany Mokoginta Dewinda – Teknik Industri
  8. Intan Rahmawati Kusumastuti – Akuntansi
  9. Valerie Fradela – Marketing Komunikasi
  10. Made Dita Pramesti Sandradewi – Manajemen
  11. A. Adlina Nabila Madjid – Manajemen
  12. Mita Istinawati – Manajemen
  13. Aulia Mauliddinia – Manajemen
  14. Rogate Debora – Marketing Komunikasi
  15. Kadek Pratita Citta Dewi – Magister Manajemen
Tim Putra:
  1. Arion Tio – Manajemen
  2. Hans Eka Wijaya – Manajemen
  3. Erlan Perkasa – Manajemen
  4. Gual Bertus Ahen – Manajemen
  5. Fendyanto – Manajemen
  6. Althof Dwira Satria – Broadcasting
  7. Pondra Purnawan – Hubungan Masyarakat
  8. Alfredo Tanujaya Julianto – Hukum
  9. Peter Yosafat – Hukum
  10. Qiflan Ovalino Arrazza – Hukum
  11. Gerard Jaftoran – Hukum
  12. Andreas Beto – Hukum
  13. Raymond Chandra – Hubungan Masyarakat
  14. Bryan Handiaz Sugialim – Broadcasting
  15. Reinhard Dominicus Tiwa Handojo – Marketing Komunikasi
  16. Aldion Christian Aditia – Hubungan Masyarakat
Putri 
head coach: Parna Abrizalt Hasiholan
ass. coach: Andi Oktafiyanto
manager: Sien Marthina
medis: Agatha Dilla Maralisa
ofisial: Gita Nurul Fadilah
Putra
head coach: Eddy Gunawan
ass. coach: Tondi Raja Syailendra
ass. coach: Prasetyo
manager: Fahmi Aditya
medis: Agung
Read More..

Selasa, 30 Juli 2019

Tiga Mahasiswa Fakultas Ekonomi Esa Unggul Terpilih Ikuti Program Mahasiswa Magang BUMN di Bank Mandiri


Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul kembali mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan program Magang Mahasiswa Bersertifikat di BUMN. Kali ini sebanyak tiga mahasiswa UEU Fakultas Ekonomi UEU berkesempatan mengikuti PMMB di salah satu Bank BUMN Naasional yakni PT. Bank Mandiri ( Persero) Tbk. Sebelum Program PMMB ini berjalan, terlebih dahulu digelar acara Penandatanganan Kerjasama (PKS) antara Universitas Esa Unggul dan PT. Bank Mandiri ( Persero) Tbk. yang dilakukan pada Senin (22/07) lalu. Hadir dalam prosesi penandatangan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Esa Unggul, Ari Pambudi, S.Kom, M.Kom dan Senior Vice President, Bank Mandiri ( Persero) Tbk., Putu Dewi Prasthiani.
Kepala Biro Pengembangan Kerjasama Universitas Esa Unggul, Hartati Ningsih, SE menjelaskan nantinya para mahasiswa yang terpilih mengikuti program PMMB ini akan melakukan magang selama lima bulan terhitung mulai September 2019 hingga Februari 2020.
“Mereka yang terpilih ini akan melakukan magang selama lima bulan, seleksi penerimaan mahasiswa magang ini berdasarkan sejumlah kualifikasi mulai dari nilai hingga kualifikasi keahlian yang mereka miliki,” ujar Hartati.
Diharapkan dengan program pemagangan di Bank Mandiri dan sejumlah BUMN ini, Hartati melanjutkan dapat memberikan pengalaman kepada para mahasiswa mengenai gambaran pekerjaan mereka nantinya setelah lulus.
“Dan yang diharapkan selain meningkatkan skill mereka, program magang ini mampu memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa sebagai bekal mereka di dunia kerja saat mereka lulus,” tutupnya.
Read More..

Jumat, 19 Juli 2019

12 Mahasiswa Esa Unggul Terpilih pada Program Magang Bersertifikat di Pelindo II



Esaunggul.ac.id, Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Esa Unggul mengikuti kegiatan Orientasi Program Mahasiswa Magang Bersertifikat (PMMB) di Pelindo II, Selasa (15/07). Kegiatan Orientasi ini dilakukan guna memberikan gambaran pekerjaan yang akan mereka lakukan saat menjalani program magang tersebut.
Kepala Biro Pengembangan Kerjasama Universitas Esa Unggul, Hartati Ningsih, SE menjelaskan nantinya para mahasiswa yang terpilih mengikuti program PMMB ini akan melakukan magang selama enam bulan terhitung mulai tanggal 15 Juli 2019 hingga Januari 2020.
"Mereka yang terpilih ini akan melakukan magang selama enam bulan, seleksi penerimaan mahasiswa magang ini berdasarkan sejumlah kualifikasi mulai dari nilai hingga kualifikasi yang mereka miliki," ujar Hartati di Universitas Esa Unggul beberapa waktu.

This image has an empty alt attribute; its file name is gAMBAR-Nih.jpg

Hartati pun mengatakan 12 mahasiswia Universitas Esa Unggul yang terpilih mengikuti magang di Pelindo ini berasal dari Fakultas yang berbeda, dengan rincian enam mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer, empat dari Fakultas Psikologi, satu mahasiswa Fakultas Hukum dan satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Diharapkan dengan program pemagangan di Pelindo dan sejumlah BUMN ini, Hartati melanjutkan dapat memberikan pengalaman kepada para mahasiswa mengenai gambaran pekerjaan mereka nantinya setelah lulus.
"Dan yang diharapkan selain meningkatkan skill mereka, program magang ini mampu memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa sebagai bekal mereka di dunia kerja saat mereka lulus," tutupnya.
Read More..

Rabu, 15 Mei 2019

Berikan Seminar Terkait Ekonomi, Komisi XI DPR RI Yakini Esa Unggul Menjadi Kampus Para Enterpreneur di Indonesia


 
Salah satu Pembicara Seminar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hafidz Tohir

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Menyikapi perubahan ekonomi Indonesia yang saat ini bergejolak dikarenakan sejumlah perubahan pasar dan kenaikan kurs mata uang asing, membuat sejumlah pihak mencermati tentang perubahan ekonomi yang saat ini deras terjadi di indonesia.
Hal ini juga dirasakan oleh Institusi pendidikan yakni Universitas Esa Unggul untuk mengkaji dan berdiskusi lewat seminar Interaktif yang bertajuk “Perkembangan Perekonomian Indonesia Tahun 2018,” yang digelar di Ballroom Aula Kemala, Rabu (09/05/2018). Seminar ini menghadirkan pembicara ahli dibidangnya seperti Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hafidz Tohir, Perwakilan Bank Indonesia dan Kepala Lembaga Pendidikan Berkelanjutan Universitas Esa Unggul Dr.Rilla Gantino, SE,Akt, MM.

  
Suasana Saat Pemateri Menyampaikan Materinya dalam seminar Pekan Raya Ekonomi 2018

Dalam Pemaparanya Hafidz mengatakan saat ini ekonomi Indonesia memang sedang mengalami sejumlah permasalahan mulai dari perlambatan pertumbuhan Ekonomi, kurs rupiah yang rendah terhadap dollar hingga jumlah hutang Indonesia yang terus melonjak. Untuk itu, Hafidz mengajak kepada seluruh elemen masyarakat terutama kalangan mahasiswa untuk ikut memperbaiki perekonomian Indonesia saat ini, salah satunya dengan melakukan Wirausaha atau Enterpreneurship.
Politisi Partai Amanat Nasional ini beranggapan dengan melakukan Enterprenurship masyarakat terutama para anak muda memberikan ruang kepada produk-produk asli Indonesia sehingga mampu dijual ke luar negeri dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, hal ini pun berimbas pada penurunan impor yang tentu saja berimplikasi pada penguatan mata uang rupiah dan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Jadi saya sampaikan disini kita harus menggenjot komponen-komponen yang dibeli orang pakai dollar kita harus menjual produk-produk kita itu ke luar negeri, supaya dollar masuk ke Indonesia dan sebisa mungkin mengurangi impor, hal ini akan berimplikasi pada perekonomian,” terang Hafidz di Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat, Rabu (09/05/2018) .
Dirinya pun mengatakan peran anak muda dalam memajukan Enterpreneur di Indonesia sudah sangat terbuka lebar, hal ini dikarenakan berbagai kemudahan dapat dimanfaatkan oleh generasi saat ini untuh berwirausaha. Salah satunya dengan menjamurnya Startup, Financial Technology dan E-Money. Hal inilah yang mendasari DPR RI untuk menggodok sejumlah UU berkaitan dengan Enterpreneur.


Foto Bersama seusai Memberikan Materi“Dengan menjamurnya Financial Tecnologi dan sejumlah aplikasi
berbasis E-Money, saya optimis masayarakat, terutama anak muda saat ini dapat berwiarusaha dengan lebih mudah. Ditambah kami dari Komisi XI saat ini sedang menuntaskan Undang-undang terkait Enterpreneur,” ujarnya.
Hafidz pun yakin Universitas Esa Unggul sebagai institusi pendidikan Tinggi memiliki keinginan untuk mendidk para mahasiswanya sehingga menjadi lulusan yang berorientasi pada semangat kewirausahaan, dalam artian mampu menyiapkan generasi-generasi yang mandiri bukan hanya mampu bekerja namun mampu memperkerjakan banyak orang.
“Saya melihat Universitas Esa Unggul memiliki Kesempatan besar sebagai pintu masuk bagi generasi muda untuk dapat melakukan Enterpreneur dan dari beberapa kuliah tamu yang saya lakukan di sini mahasiswanya mempunyai keinginan melangkah lebih dibanding mahasiswa kampus lainya, kedepanya mungkin Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Esa Unggul dapat lebih membuka secara lebar kerjasama dengan instansi baik dalam negeri maupun luar negeri,” tutupnya.
Read More..

Kamis, 17 Januari 2019

Dua Mahasiswa UKM Pramuka Esa Unggul Lulus KMD Kwarcab 2019


Dua Anggota Pramuka UEU dalam KMD

Esaunggul.ac.id, Dua Anggota Pra- UKM Pramuka Universitas Esa Unggul yakni Hanafi Fauzan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2014) dan Risma Ari Prasanti (Fakultas Ekonomi) Mengantungi Ijazah Pembina Pramuka dan dapat Menjadi Pembina Pramuka di SD (golongan Siaga)/ SMP(Penggalang) /SMA (penegak), Lulus Dalam Kursus-kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD).
Salah satu peserta KMD Risma Ari Prasanti mengatakan Acara ini di selenggarakan Oleh Kwarcab Jakarta Barat bekerja Sama dengan Kemenpora. Kursus ini dilaksanakan pada tanggal 8- 13 Januari 2019 yang bertempat di Bumi Perkemahan Citra Alam Lekseside Situ Gintung Tangerang Selatan.
“Selama hampir lima hari kami ditempa dan diuji mengenai kegiatan kepramukaan, dari mulai hal yang mendasar hingga yang substansial, hal ini dibutuhkan sebagai bekal nantinya bagi kami untuk dapat mengajarkan pramuka kepada masyarakat dan sejumlah instansi pendidikan,” ucap Risma di Universitas Esa Unggul.
Risma pun menjelaskan KMD merupakan Salah satu Syarat Wajib yang harus di tempuh bagi siapapun yang akan menjadi Pembina Pramuka. Begitu juga KMD merupakan Program kerja dari Pra UKM Pramuka, Pra UKM yang di Dominasi oleh Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Dirinya berharap acara ini dapat memberikan bekal kepada dirinya dan sejumlah peserta agar mampu berperan bukan hanya di dunia kepramukaan namun di masyarakat luas. “Mudah-mudahan selepas acara ini, para peserta yang mengikuti KMD bukan hanya Mahir dalam kepramukaan tetapi dapat Berkontribusi Menciptakan Generasi bangsa Yang berkarakter dengan siap menjadi Pembina Pramuka dan langsung terjun di masyarakat. ” tutupnya.

Suasana Saat MKD dan Ijazah dari Peserta MKD

Hanafi Fauzan nantinya akan Membina Pramuka di Salah satu SD Di Daerah Tangerang sementara Jam Risma Ari Prasanti akan membina Pramuka Di SMAN 57. Semangat dan Salam Pramuka!!
Read More..

Kamis, 04 Oktober 2018

ECLIPSE 2018, Cara Generasi Muda Memadukan Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif



Esaunggul.ac.id, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Esa Unggul angkatan 2017/2018 menggelar acara ECLIPSE singkatan dari Economy & Culture in Pack By Seventeen. Salah satu Panitia acara Eclipse 2018 Ibnu Darwisy menjelaskan dalam Eclipse 2018 sejumlah kegiatan dilaksanakan seperti Seminar, Bazar, perlombaan hingga Live Music.
Darwisy menerangkan dipilihnya ECLIPSE (Economy & Culture in Pack by Seventeen) sebagai tema acara dikarenakan laju perekonomian Indonesia saat ini sedang berkembang dengan cepat, hal ini pun ditopang dengan munculnya Usaha kecil menengah yang berasal dari ekonomi kerakyataan dan Ekonomi Kreatif. Untuk itu, anak muda terutama mahasiswa harus mampu melihat peluang tersebut.
“Jadi, Eclipse itu singkatan dari Economy & Culture in Pack By Seventeen yakni bagaimana anak muda dapat membangun Ekonomi dengan cara mengelaborasikannya lewat kebudayaan Indonesia yang nantinya menghasilkan ekonomi kerakyatan. Tentunya hal ini didorong oleh inovasi para anak muda,” terang Darwisy di Esa Unggul, Jakarta Barat beberapa waktu yang lalu.

Suasana Saat Bazar Eclipse

Sementara itu, dalam Seminar Eclipse yang membahas mengenai Pengaruh Kebudyaan terhadap Perkembangan Ekonomi Indonesia dengan pembicara Kasubid Seni media Kemendikbud Tubagus Sukma, digelar pada hari kedua Eclipse. Dalam seminarnya, Tubagus mengajak para mahasiswa untuk memaksimalkan potensi kesenian dan kebudayaan Indonesia, sebagai salah satu peluang untuk membangkitkan perekonomian bangsa.

Suasana Saat Seminar Eclipse

Menurutnya, terdapat 16 potensi yang dapat dimanfaatkan oleh anak muda terutama mahasiswa terkait kesenian dan kebudayaan Indonesia untuk menciptakan ekonomi kerakyatan dan Ekonomi Kreatif seperti Seni Rupa, Fashion, Pengobatan Tradisional hingga Pariwisata.
“Jika anak muda saat ini mampu memaksimalkan potensi keseninan dan Kebudayaan di Indonesia maka Ekonomi Kreatif akan tumbuh dan menjadi salah satu penopang Perekonomian di Indonesia,” terangnya.
Dirinya pun berharap mahasiswa Esa Unggul dapat menggali potensi kebudyaan Indonesia menjadi sebuah Ekonomi Kreatif, karena Ekonomi Kreatif yang berlandaskan pada kebudayaan saat ini sedang dilirik oleh Dunia Internasional. Apalagi dalam statistik, Ekonomi Kreatif di Indonesia mampu menciptakan lapangan pekerjaan hingga 13 juta jiwa.
“Tren yang saat ini sedang diLirik oleh dunia Internasional ialah Ekonomi Kreatif di Indonesia yang berbasis kepada kebudayaan, tidak tanggung-tanggung tiap tahunnya meningkatkan jumlah tenaga kerja di Indonesia. Jadi yuk, kita tuangkan ide kreatif kita untuk membangkitkan Perekonomian di Indonesia,” tutupnya.
Eclipse 2018 akan ditutup pada 10 November mendatang dengan panggelaran pesta musik yang menghadirkan penyanyi dan band yang saat ini sedang digandrungi oleh anak muda sepeti Danilla dan Pee Wee Gaskin.
Read More..

Jumat, 14 September 2018

Google Gandeng Esa Unggul Tingkatkan Digitalpreneur Di Indonesia


Foto Bersama antara Civitas Esa Unggul dan Google Indonesia
Foto Bersama antara Civitas Esa Unggul dan Google Indonesia
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Perusahaan Multinasional asal Amerika Serikat Google kunjungi Universitas Esa Unggul Kebon Jerok dalam rangka melakukan kerjasama salah satu program peningkatan UKM digital yakni Google Gapura. Head of SMB Marketing Google Indonesia Fida Heyder menjelaskan kerjasama yang dilakukan Google dengan Universitas Esa Unggul merupakan wujud dari realisasi visi Google Indonesia untuk ikut memberikan sumbangsih bagi Indonesia melalui penetrasi UKM.
“Visi Google itu kan bekerja untuk Indonesia salah satunya ialah memperkenalkan program kami yakni Google Gapura, Google Gapura merupakan program yang kami gagas untuk meningkatkan jumlah digitalpreneur di kalangan masyarakat khususnya anak muda untuk dapat membantu memasarkan produk-produk UKM yang selama ini konsep digital marketingnya belum dikelola secara baik,” ujar Fida di Universitas Esa Unggul, Kamis (14/09/2017).
Teknis dari pelaksanaan program Google Gapura di Esa Unggul, Fida melanjutkan akan diterapkan kepada Tenaga pengajar dalam hal ini para dosen dan mahasiswa yang tertarik untuk memperdalam mengenai Digital marketing UKM.
“Nantinya kami akan mempersiapkan kelas Google Gapura khusus untuk 100 dosen Esa Unggul yang akan mendapatkan sertifikat pelatihan sehingga nantinya mereka mampu mengajarkan konsep Google Gapura kepada mahasiswa. Sementara bagi mahasiswa Esa Unggul yang tertarik dengan pelatihan ini akan dibekali modul pemblajaran dan pendampingan kelas aplikasi untuk 300 mahasiswa Esa Unggul khusus jurusan IT. Dan ribuan untuk mahasiswa fakultas lainnya kami menyediakan workshop tentang Digitalpreneur,”
Wanita berkacamata ini pun berharap dari program Google Gapura yang digagas oleh Google dan Esa Unggul dapat melahirkan digitalpreneur muda, karena semakin banyaknya Digitalpreneur muda dapat meningkatkan Usaha Kecil Menangah (UKM) yang berimplikasi sangat besar terhadap kondisi perekonomian Indonesia.
“Saya sangat mengapresiasi Esa Unggul karena mau bermitra dengan Google dalam program Google Gapura, selain itu juga Esa Unggul secara konsisten meningkatkan UKM di dalam kampus ini merupakan hal yang luar biasa, mudah-mudahan dengan adanya prorgam ini semua Tenaga pengajar dan mahasiswa esa ungul diharapkan dapat membantu ukm-ukm yang belum maju dengan teknik Digital marketing yang baik, sehingga Esa Unggul dapat mencetak lulusan yang berjiwa Digitalpreneuer demi kemajuan perekonomian bangsa dan negara,” tutupnya.
Penyerahan Plakat dan Cinderamata Antara Esa Unggul dan Google
Penyerahan Plakat dan Cinderamata Antara Esa Unggul dan Google
Esa Unggul dan Google melakukan kerjasama dalam bidang peningkatan UKM dengan konsep Digital melalui Google Gapura. Program ini sendiri terdiri dari Workshop, seminar, kelas pelatihan dan modul pendamping kelas. Dalam acara pengukuhan kerjasama tersebut, hadir pula rektor Universitas Esa Unggul Dr.Ir. Arief Kusuma, M.B.A dan beberapa wakil rektor, dosen serta mahasiswa Esa Unggul. Acara pengukuhan ini diakhiri dengan penyerahan plakat dan cinderamata antara Rektor Esa Unggul dan Google.
Read More..

Rabu, 13 September 2017

Esa Unggul dan Nurbaya Initiative Lakukan Kerjasama Tingkatkan Digital Enterpreneur di Kalangan Anak Muda


MoU Penandatanganan Antara Universitas Esa Unggul Dengan Nurbaya Initiative 1
MoU Penandatanganan Antara Universitas Esa Unggul Dengan Nurbaya Initiative 
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Besarnya potensi Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) belum dimanfaatkan secara merata di setiap wilayah Indonesia. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pemasaran yang efektif dengan menggunakan teknologi digital menjadi salah satu pemicu kurang terkenalnya produk-produk lokal di pelosok daerah Indonesia.
Hal inilah yang menjadi penyebab Nurbaya Initiative melakukan kerjasama dengan Universitas Esa Unggul sebagai langkah sosialisasi kepada anak muda khususnya mahasiswa untuk ikut turun memajukan produk-produk potensial yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
“Dari MoU yang kita lakukan dengan Universitas Esa Unggul kami mengajak anak muda yakni para mahasiswa Esa Unggul untuk ikut aktif memasarkan produk-produk potensial di seluruh daerah Indonesia yang selama ini kurang terekspos. Padahal produk tersebut jika dipasarkan akan mendapatkan nilai ekonomi yang tinggi,” tutur Co-Founder & Chief Executive Officer Nurbaya Initiative, Andy Sjarif, di Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat (13/09/2017).
Andy menerangkan secara Teknis Nurbaya akan menjadi fasilitator bagi siapa saja dari mahasiswa Esa Unggul yang ingin memulai berbisnis digital dan memasarkan produk-produk UKM yang ada di berbagai daerah Indonesia. Karena Nurbaya membutuhkan peran para anak-anak muda yang mempunyai inovasi dan melek internet untuk memajukan UMKM di daerah terpencil di daerah Indonesia.
“Nurbaya sangat membutuhkan peran anak muda yang melek internet dan belum mempunyai produk untuk dijual, maka kami menyediakan fasilitas untuk mengakomodir mereka untuk memulai berbisnis secara digital. Misalkan ada produk telur asin dari Cirebon yang belum terlalu dipasarkan oleh orang-orang secara digital, maka mahasiswa yang tertarik memasarkan produk telur asin Cirebon kami fasilitasi untuk mengembangnkannya lewat toko-toko online,” terangnya.
Dia pun berharap dari MoU yang ditandatangani oleh Nurbaya Initiative dan Universitas Esa Unggul dapat menghasilkan para enterpreneur muda digital yang dapat berkontribusi bagi perekonomian Indonesia.
“Saya berharap dari kerjasama yang dilakukan dengan kampus Esa Unggul tercipta para Digital enterpreneur, Nurbaya Initiative ini kan sudah menyedikan fasilitasnya, ibaratnya kami sudah menyiapkan lab untuk para enterpreneur untuk masuk ke dalam pemasaran dunia digital. Langkah mereka untuk bergabung bersama dengan Nurbaya initiative adalah langkah awal menjadi the Next Tokopedia dan Bukalapak,” tutup Andy.
Suasana Saat Penandatanganan MoU
Suasana Saat Penandatanganan MoU

Penandatangan Memorandum of Understanding antara Universitas Esa Unggul dan Nurbaya Initiative dihadiri oleh Civitas Esa Unggul yang terdiri dari Rektor Universitas Esa Unggul Dr.Ir. Arief Kusuma , Wakil Rektor serta para Dosen dan beberapa direksi perusahaan Nurbaya Initiative. Disela-sela acara pun tampak tanya jawab antara para dosen dan direksi acara yang berlangsung selama satu jam itu pun diakhiri dengan foto bersama.
Read More..

Rabu, 05 Juli 2017

Mau Cepat Selesai Kuliahnya? Ubah Gaya Komunikasimu


Mau Cepat Selesai Kuliahnya? Ubah Gaya Komunikasimu 


Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan

Mau Cepat Selesai Kuliahnya? Ubah Gaya Komunikasimu

Esaunggul.ac.id, Jakarta, Konsultan Komunikasi dan Public Speaking Muhammad Ridwan menagatakan jika seorang mahasiswa yang ingin segera menyelesaikan kuliahnya perlu untuk mempelajari gaya berkomunikasi. Hal ini diungkapkan Ridwan saat acara seminar yang bertema “Pendidikan Karakter Melalui Public Speaking”.
“Gaya komunikasi mahasiswa itu bisa membantu dia menyelasikan kuliah lebih cepat, ini bisa dimanfaatkan bagi mahasiswa yang ingin mengejar target kuliahnya,” tutur Ridwan, di Aula Kemala, Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat (26/05/2017).
Gaya komunikasi ini menurut pria yang berusia 60 tahun itu dapat diterapkan ketika mahasiwa menghadapi masalah dengan para dosen saat kuliah. Umumnya permasalahan yang dihadapi seperti meminta keringanan dalam menyelesaikan tugas.
“Penting bagi mahasiswa memperbaiki komunikasi ketika menghadap dosen yang dianggap killer, gimana sih cara kita ngerayu dia, agar dia mau baik sama kita,” terangnya.
Selain menghadapi para dosen gaya komunikasi pun dapat bermanfaat saat mahasiswa melakukan presentasi dan mengerjakan kajian baik makalah maupun tugas kuliah. “Saat tugas kuliah yang mengedepankan public speakingseperti presentasi mata kuliah dan mengerjakan tugas akhir mahasiwa membutuhkan gaya komunikasi yang terampil, tidak asal-asalan dan dapat langsung to the point kepada akar masalah,” ucapnya.
Gaya komunikasi di dalam publik speaking pun dapat menjadi modal bagi para mahasiswa jika nantinya mereka telah lulus dan mencari pekerjaan. Gaya komunikasi umumnya diperlukan saat para pencari kerja menghadapi sesi interview menghadapi HRD maupun Direksi.
“Seminar ini bisa jadi modal loh, kita bisa mengetahu bagaimana gaya komunikasi seperti body language, postur tubuh dan gaya bicara ketika sedang interview pekerjaan,” tuturnya
Tuntut Mahasiswa Lebih Inovatif
Sebelumnya dihari yang sama, seminar mengenai Creative and Innovative Thinking Skills diadakan di Aula Kemala. Dalam seminar tersebut menghadirkan pembicara Ruby Herman sebagai praktisi dan penggiat bisnis kreatif. Selain Ruby, pembicara yang diundang ialah Michelle Wibowo salah satu artis youtube dan content kreatif.
Ruby Herman dan Michelle Wibowo
Ruby Herman dan Michelle Wibowo
Menurut Ruby kunci kesuskesan seorang mahasiswa bukanlah terlihat dari nilai IPK atau seberapa banyaknya ia mengikuti kelas. Yang terpenting dari mahasiswa jika mereka ingin sukses adalah selalu melihat peluang dari kejadian atau peristiwa.
“Kalau kalian ingin menjadi seorang yang sukses dalam berbagai hal terutama bisnis, kalian harus mampu melihat celah dalam sebuah peluang,” tutur pria yang juga aktif di perusahaan Multi Level Marketing di Jakarta itu.
Ia mencontohkan startegi dalam melihat peluang didunia bisnis dapat dilakukan dengan melakukan riset terkait hal-hal yang belum ada atau belum dilakukan oleh orang lain. “Kalau kalian ingin sukses terutama di dunia bisnis salah satunya harus berinovasi atau berbeda dengan orang lain,” terangnya.
Ruby pun menjelaskan inovasi sangat penting dalam membranding produk kita agar dapat dikenal dengan luas oleh pasar, terutama dapat menjadi pembeda dengan produk yang ditawarkan oleh orang lain.
“Inovasi itu penting agar bisa membranding, saya mencontohkan orang-orang Indonesia itukan umumnya tidak suka makanan mentah seperti sushi, ini sebenernya peluang gimana kita bisa buat produk sushi yang disukai oleh orang Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, pembicara lainnya yakni Michelle Wibowo mengungkapkan saat ini mahasiswa dan anak-anak muda dapat memanfaatkan berbagai media untuk mempromosikan aktifitas kreatifnya.
“Saya yakin disini peserta memiliki kemampuan kreatif yang berbeda-beda, nah saat ini kan media sosial sangat mudah untuk menghubungkan masyarakat. Seperti saya menjual produk asuransi memanfaatkan media Youtube untuk mempromosikan produk yang saya jual,” ungkapnya.
Wanita lulusan S1 di Swedia ini pun menambahkan meskipun berfikir kreatif itu tidaklah mudah namun itu bisa diakali dengan saling sharing dengan para pakar dan ahli dibidangnya.”Kreatif tuh mudah, kita harus banyak mendengar dari para ahli dan pakar,” tutup agen asuransi Prudential ini.
Seminar pada hari itu pun ditutup dengan foto bersama dengan menggunakan drone oleh peserta dan narasumber, terlihat peserta sangat antusias dengan dua seminar yang diselenggarakan oleh Universitas Esa Unggul. Kurang lebih sebanyak 100 mahasiswa menghadiri seminar tersebut. umumnya mahasiswa yang hadir merupakan mahasiswa Manajemen dan Ekonomi.
Foto Bersama Pembicara dan Peserta Seminar
Foto Bersama Pembicara dan Peserta Seminar


Read More..

Selasa, 20 Juni 2017

Universitas Esa Unggul Adakan Bukber dengan Santri beserta Yatim dan Dhuafa -


Universitas Esa Unggul Adakan Bukber dengan Santri beserta Yatim dan Dhuafa - 




buka puasa bersama dengan santri beserta Yatim dan Dhuafa
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Bertempat di kawasan Lebak Bulus, Rektor dan civitas Esa Unggul mengadakan Buka Puasa bersama dengan para santri beserta pengurus dan pengasuh Yayasan Khodijah Boarding School. Acara Buka puasa bersama ini terselenggara atas inisiasi dari Universitas Esa Unggul selaku Lembaga Pendidikan Tinggi yang ingin membantu dan membina Lembaga Pendidkan lainnya Khususnya para santri di Yayasan Khodijah yang memiliki program pembinaan terhadap masyarakat, kaum dhuafa dan anak yatim di lingkungan sekitar.
Dalam acara yang bertajuk “Ifthor Jama’i Bersama Khadijah Islamic Boarding School” tersebut selain acara Buka bersama, juga disugguhkan beberapa penampilan dari santri-santri binaan Khodijah Boarding School. Penampilan yang ditampilkan oleh para santri yakni Hadrah, Tari-tarian dan Marawis.

atraksi santri saat buka puasa
Ketua Yayasan Khodijah Boarding School Aryani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Universitas Esa Unggul karena telah bersedia untuk hadir dalam acara Buka Puasa Bersama tersebut. Hal ini dikarenakan, Universitas Esa Unggul melalui yayasan Kemala Bangsa membantu Khodijah Boarding School untuk melakukan kegiatan pembinaan santri dan empat mushola didaerah sekitar pondok selama bulan ramadhan.
“Saya sebagai perwakilan dari Khodijah Boarding school menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya, kepada bapak Arif selaku pimpinan Universitas Esa Unggul karena telah membina Yayasan Khodijah selama satu tahun ini melalui berbagai kegiatan, salah satunya ialah kegiatan Ifthor di Bulan Ramadhan ini,” ujar Aryani di Khodijah Boarding School, Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat, Senin (20/06/2017).
Tidak lupa Aryani pun mendoakan Universitas Esa Unggul, agar selalu mendapatkan kelancaran dalam menghadapi akreditasi yang tengah berlangsung saat ini dapat mendapatkan hasil yang paling terbaik. “Mari sama-sama kita doakan agar Esa Unggul nantinya dalam menghadapi akreditasi mendapatkan nilai yang sangat baik, Amin Yaa Rabal Alamin,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Esa Unggul Dr.ir. Arief Kusuma, MBA dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap santri-santri berprestasi dan pengurus Pondok Khodijah Boarding School karena berhasil membina santri-santrinya sehingga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah umum lainnya.
“Kami disini dari civitas Esa Unggul sangat mengapresiasi kinerja dari pengasuh dan pengurus Khodijah Boarding School, karena mampu mencetak para siswa-siswa yang berprestasi, bahkan kemarin saya dengar santri disini ada yang menjadi juara ke-2 cerdas cermat tingkat Jakarta selatan dibawah Al-Azhar, ini prestasi yang membanggakan,” tutur Arief.
Arief pun menambahkan Universitas Esa Unggul sangat terbuka untuk berkerjasama dengan Khadijah Boarding School dalam bidang pendidikan baik itu konseling, maupun bantuan pendidikan bagi para santri yang berprestasi. Esa Unggul pun menerima dengan tangan terbuka bagi santri yang berpretasi untuk berkuliah di Universitas Esa Unggul.
“Universitas Esa Unggul sangat membuka kesempatan bagi santri ataupun siswa berprestasi yang ingin berkuliah, tahun ini kami dipercaya menjadi salah satu perguruan tinggi yang mengelola beasiswa bidik misi. ini bisa dimanfaatkan bagi siapa saja mahasiswa yang ingin berkuliah di Esa Unggul. selain itu para guru-guru juga bisa saja berkonsultasi dengan kami entah mengenai layanan konseling ataupun metode pembelajaran,” terangnya.
Setelah Rektor menyampaikan sambutannya, acara berlanjut kepada penyerahan hadiah dan penghargaan bagi siswa serta santri yang berperstasi yang dapat menghapalkan Al-quran. Penyerahan penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Arief dan Yanti mewakili Universitas Esa Unggul.
Diakhir kunjungan dan kegiatan hari itu, Rektor bersama Civitas Universitas Esa Unggul berkesempatan menyerahkan donasi dan bantuan berupa uang maupun beberapa pakaian laik pakai untuk para santri dan pengurus yayasan Khodijah Bording School.Mudah-mudahan kunjungan tersebut dapat memberikan berkah bagi Esa Unggul dan Khodijah Boarding School.

Penyerahan penghargaan prestasi

Read More..

Senin, 19 Juni 2017

Keren,19 Mahasiswa Esa Unggul Selesaikan Double Degree Di China


Keren,19 Mahasiswa Esa Unggul Selesaikan Double Degree Di China




19 Mahasiswa Esa Unggul Selesaikan Double Degree Di China
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Menamatkan pendidikan merupakan sebuah impian bagi banyak orang, apalagi saat menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi. Hal inilah yang dirasakan oleh sejumlah mahasiswa Esa Unggul yang telah menyelesaikan pendidikan S1nya. Kerennya para mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan tersebut bukan hanya menamatkan sarjana di satu Universitas namun di dua Universitas yakni Esa Unggul dan Nanjing XiaoZhuang University (NXU) China.
Bertempat di Aula Universitas Nanjing XiaoZhuang, para mahasiswa double degree dari Esa Unggul dikukuhkan menjadi Sarjana srtata 1 oleh Universitas yang berdiri tahun 1915 tersebut. Tampak, 19 mahasiswa yang hadir tersebut melakukan seremonial pengukuhan gelar sarjana, ke-19 mahasiswa yang hadir tampil dengan menggunakan baju wisuda yang berbalut warna hitam dengan aksen merah.
Selain dihadiri oleh civitas akademisi Nanjing XiaoZhuang University, acara wisuda itupun dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Esa Unggul Ari Pambudi, S.Kom, M.Kom. Dalam keterangannya Ari mengungkapkan kebahagiaannya karena wakil-wakil Esa Unggul telah menyelesaikan studi di NXU. “Saya sangat bangga terhadap mahasiswa yang telah lulus dengan hasil yang sangat baik di Nanjing XiaoZhuang University , mereka kan produk yang dihasilkan Esa Unggul nantinya akan membawa nama baik bagi Univeritas dan Bangsa Indonesia,” Ujar Ari, di Nanjing XiaoZhuang University, Senin (19/06/2017)
Dia pun berharap nantinya lulusan dari Nanjing XiaoZhuang University ini dapat mengaplikasikan ilmunya sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. “Nantinya mereka akan mempraktekan ilmu yang mereka dapat kepada masyarakat dan mengabdi ke masyarakat, sehingga dapat bermanfaat,” tutur Ari.
Kedepannya, mahasiswa ini pun akan di wisuda untuk kedua kalinya di Indonesia yakni di Universitas Esa Unggul pada bulan Oktober nantinya.Ke-19 mahasiswa/wi ini sendiri akan mendapatkan dua gelar dan dua ijazah, program dua gelar dan dua Ijazah ini sendiri merupakan hasil inisiasi Univeritas Esa Unggul dengan Nanjing XiaoZhuang University serta Departemen Pendidikan kedua negara.
Dipilihnya Nanjing XiaoZhuang University sebagai mitra Esa Unggul melaksanakan Double Degree, selain dikarenakan kesesuaian program studi yang ditawarkan oleh NXU, reputasi dari NXU pun sangat bagus, baik secara nasional di China maupun secara global.

Read More..

Jumat, 16 Juni 2017

BEM Esa Unggul Wujudkan Persatuan Lewat Panggung “Bhineka Tunggal Ika”


BEM Esa Unggul Wujudkan Persatuan Lewat Panggung “Bhineka Tunggal Ika”



Musikalisasi Puisi oleh UKM Teater
Musikalisasi Puisi oleh UKM Teater
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Semakin tergerusnya rasa nasionalisme dan persatuan dewasa ini membuat mahasiswa Universitas Esa Unggul mengadakan acara panggung gembira yang mengambil tema “Ramadhan Kita memaknai Kembali Bhineka Tunggal Ika” yang diselenggarakan pada jumat (16/06) kemarin. Acara yang bertempat dipelataran Taman Esa Unggul ini, di mulai dengan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh para pengisi acara dan penonton.
Menurut Ketua panitia Bung kiel acara ini digagas untuk menyadarkan kembali mahasiswa tentang pentingnya memupuk rasa persatuan lewat prinsip Bhineka Tunggal Ika yang selama ini banyak ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia khususnya anak muda.

Kemeriahan acara Panggung Bhineka Tungga Ika yang dihadiri oleh Mahasiswa
“Acara ini kami selenggarakan pertama kalinya untuk menumbuhkan kembali rasa persatuan antar masyarakat khususnya generasi muda yakni mahasiswa, bahawasanya persatuan yang selama ini terpecah, entah dikarenakan Pilkada, pemilu,isu rasial dan HOAX. Kami dari mahasiswa sebagai agen perubahan merasa bertanggung jawab untuk menyatukan serpihan-serpihan tersebut lewat kegiatan ini,” ujar Kiel di pelataran Taman Air Mancur, Universitas Esa Unggul, Jumat (16/06/2017).
Dia pun menambahkan acara ini terselanggara oleh persatuan dari mahasiswa BEM Universitas, Fakultas dan Unit kegiatan mahasiswa seperti UKM Theater, UKM Band, IKMI dan UKM lainnya. “Semua element organisasi kampus dalam kegiatan ini semuanya berperan mulai dari UKM-UKMnya sampai gerakan mahasiswanya bersatu untuk memeriahkan acara ini,” Terangnya
Sejumlah penampilan pun disungguhkan dalam acara panggung gembira tersebut, diantaranya ialah penampilan pembacaan puisi oleh UKM Teater, penampilan musikalisasi, orasi ilmiah, hingga Tausiyah Ramadhan hingga Buka Bersama. Menariknya, pengisi acara dalam kegiatan musikalisasi ialah para anak-anak tunawisma, yang menyanyikan lagu nasional sembari bermain gitar kecil (Ukulele). Selain menyugguhkan acara panggung Seni, kegiatan berupa santunan donasi pun digelar sebagai rangkaian acara panggung Ramdhan kita ini.
Perwakilan UKM IKMI(Ikatan Keluarga Masjid Indonusa-Esa Unggul) Alex Gufron mengatakan Donasi yang dikumpulkan dalam acara tersebut berupa buku-buku pelajaran, fiksi dan beberapa buku keagamaan dari para peserta dan penonton yang kesemuanya mahasiswa dan donasi tersebut nantinya diserahkan kepada Lembaga kemanusiaan yakni Infaq Dakwah Center.

sumbangan buku acara ramadhan
“selain hiburan, kegiatan panggung Ramadhan kita ini juga menyelenggarakan donasi, Yang mana donasi ini akan langsung disalurkan kepada pihak yang lebih membutuhkan. Donasi ini sendiri berupa buku-buku langsung di distribusikan ke sekolah-sekolah,” katanya.
Alex pun berharap kegiatan seperti ini dapat kembali terselenggara karena dapat bermanfaat bagi kesadaraan mahasiswa tentang persatuan dan berbagi. “Semoga hal-hal seperti ini tidak diselenggarakan pada bulan Ramadhan saja. Namun, semoga ini dijadikan awal gerakan untuk terus berbagi kepada sesama. Aamiin.” tutupnya.

Read More..

Realted Posts